Jumat, 11-04-2008 08:51:58 oleh: Anwariansyah
Kanal: Peristiwa
Kamis malam tanggal 10 April 2008 Metro TV menayangkan program Survey Interaktif Padamu Negeri dengan judul Ada Apa Dengan Film Fitna ? Acara yang dipandu pembawa acara Fifi Aleyda Yahya dengan nara sumber Tino Saroenggolo, Pengurus Masyarakat Film Indonesia & Prof. Dr. Komaruddin Hidayat Rektor UIN Jakarta ini cukup menarik untuk dicermati.
Acara ini juga dihadiri oleh peserta / audien yang berperan sebagai peserta jajak pendapat interaktif. Audien yang dibagi atas 3 kelompok ini terdiri dari mahasiswa seni teater & film, peminat film, dan mahasiswa / aktivis Islam.
Ketika pertanyaan jajak pendapat ditanyakan kepada audien : Bagaimana pendapatnya setelah menonton film Fitna ? Ternyata sebagian besar audien menyatakan tidak terpengaruh. Bahkan dari Kelompok A 100 % anggotanya menyatakan tidak terpengaruh, sedikit lebih besar dari Kelompok B sebesar 95 % dan Kelompok C 75 %. Lebih menarik lagi ketika audien ditanya : Bagaimana sikap audien terhadap film Fitna ? Ternyata sebagian besar audien: menyesalkan tapi tidak perlu membredelnya. 100 % dari Kelompok A menyatakan seperti ini, Kelompok B 85 % dan Kelompok C 55 %.
Ketika salah seorang wakil salah satu kelompok ditanya, kenapa memberikan jawaban “tidak terpengaruh” untuk pertanyaan pertama, dia menyatakan, “film Fitna sangat murahan dan kita sebagai umat Islam tidak perlu terprovokasi”. Dan ketika ditanya kenapa memberikan jawaban “menyesalkan tapi tidak perlu dibredel” untuk pertanyaan kedua, salah seorang wakil kelompok menyatakan, “film ini bisa menjadi bahan untuk introspeksi diri bagi umat Islam”.
Memang hasil jajak pendapat ini tidak bisa dikatakan mewakili umat Islam, tapi bisa dikatakan mewakili mahasiswa kita. Kayaknya sikap mereka ini bertolak belakang banget dengan yang diharapkan Wilders sendiri ? Atau memang demam Fitna tidak sekeras Ayat-ayat Cinta ?
film fitna ga kedengeran lagi ya? Hangat-hangat tae ayam.