Beberapa waktu lalu AIMI mendapat undangan dari MetroTV untuk turut serta dalam acara talkshow mingguan berupa survey interaktif pada tgl. 18 Maret. Dari AIMI diminta untuk hadir 10 orang dan gw dengan cepat langsung menyanggupi untuk hadir karena taping berlangsung hari Selasa dimana Izqa ngga sekolah.
Seperti biasa kita ngumpul di rumah Ira di Paun dengan seragam baju kaos Asiforbaby dan berangkat setelah makan siang. Rencana pengambilan gambar dimulai jam 2
dan kita udah sampai di lokasi jam setengah 1. Akhirnya kita duduk-duduk dulu.
Yang lucunya sewaktu kita datang ada sekelompok ibu-ibu yang ngomong begini, “Waah, gadis-gadis duduknya disebelah sana.” Kita langsung cengengesan. Waakkss.. gadis-gadiss…?? Hahahaha… kalo gitu ada 2 gadis bunting dong (gw dan Ira). Tapi kalo diperhatiin memang kita ber-10 yang keliatan ‘kinclong’ dan ’sexy’ kalo dibandingin sama yang lain huahahahaha
….
Tapi jangan salah, walopun masih ‘gadis-gadis’ ternyata kita bisa ngomong dan menguasai banget sama ilmu kita. Acara ini dipandu oleh Fifi Aleyda Yahya dan nara sumbernya dr. Utami Roesli dan dr. Tan (ahli gizi). Kita begitu meliat dr. Tami udah kegirangan karena kita jadi tau kalo kita ngga sendirian dalam hal ASI.
Acaranya berlangsung seru, sayang aja lembaga peduli ibu dan anak yang ternyata satu kelompok dengan AIMI ternyata mempunyai misi yang berbeda walopun visi kita sama. Jadi kita sering banget berbeda pendapat dengan mereka, belum lagi salah satu dari mereka sepertinya sering berorasi sepertinya jadi setiap ngomong pasti berapi-api seakan-akan sedang demo. Gw sampe merasa lagi berada di Bundaran HI bukannya studio TV hehehe… Tapi gw salut dengan Fifi yang membawa acara, dia sangat tenang dan pintar menanggapi komentar-komentar dari peserta.
Acara ini menampilkan 4 pertanyaan survey yang ditampilkan satu per satu disetiap segment. Setelah menjawab satu pertanyaan, hasil survey akan ditayangkan di layar dan mulai membahas pertanyaan tersebut dengan meminta pendapat dari masing-masing kelompok. Baru setelah itu nara sumber dimintai pendapat tentang hasil survey dan jawaban dari wakil-wakil kelompok.
Taping yang dimulai dari jam setengah 3 baru selesai jam setengah 5. Gw ngga tau gimana hasil akhirnya, apakah banyak pernyataan-pernyataan dari AIMI yang teredit atau tidak. Gw sih berharap pernyataan yang penting lolos dari editan. Gw udah ngga sabar menunggu hari Kamis karena acara ini akan ditayangkan pada Kamis ini, tgl. 20 Maret jam 20.05 setelah Headline News. So guys, nonton yaaa.. 
Setelah selesai kita sempat ngobrol dengan beberapa peserta, malah banyak dari mereka yang meminta kartu nama dan konseling di tempat. Bukan cuma peserta tapi juga krew Metro TV. Alhamdulillah, AIMI lebih dikenal lagi dan mudah-mudahan bisa membuka mata mereka bahwa ASI-X selama 6 bulan pertama itu sangat
memungkinkan walaupun ibu bekerja, dan tetap bisa dilanjutkan sampai anak usia 2 tahun.
Sebelum balik kita sempat foto bareng dengan Fifi dan dr. Tami. Ternyata Fifi juga ibu menyusui (mantan), kedua anaknya sukses lulus ASI-X. Dan dia bilang dia bersyukur karena MetroTV merupakan perusahaan yang peduli akan ibu dan bayi. Jadi mereka menyediakan satu ruangan khusus bagi para ibu untuk memerah ASI.
Aahhh kapan yaa perusahaan-perusahaan lain mengikuti jejak MetroTV…? Mudah-mudahan suatu saat nanti perusahaan di Indonesia akan lebih memperhatikan kepentingan ibu dan bayi sehingga akan lebih tinggi lagi angka keberhasilan pemberian ASI-X dan diteruskan sampai anak berusia 2 tahun.
Kapan ya instansi pemerintah juga menyediakan fasilitas penitipan bayi yg masih menyusui, sehingga seorang ibu PNS bisa menyusui bayinya sampai minimal 6 bulan. Ayo dong disosialisasikan dan dibuatkan undang-undang untuk mendukung HAK MENYUSUI bagi ibu dan bayinya. Hidup ASI!